Kerangka Acuan Kerja Sistem Informasi Penataan
Ruang Jakarta (SiPRaJa)
1. Latar Belakang
Setiap kota sudah seharusnya terus berkembang,
baik sektor ekonomi, pembangunan, kesejahteraan, keamanan, dan lain-lain. Perkembangan
kota, harus didukung berbagai sektor, salah satunya sektor teknologi informasi.
Penerapan teknologi informasi saat ini masih belum maksimal. Padahal, peran teknologi
informasi dalam kehidupan bermasyarakat pada sebuah kota, dapat dijadikan tolok
ukur untuk menilai kemajuan kota tersebut.
Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Jakarta, yang juga merupakan
ibu kota negara, sudah seharusnya berbenah dan meningkatkan penggunaan
teknologi informasi dalam setiap lini. Salah satu penerapannya adalah dengan
membuat sistem informasi geografis. Sistem ini memuat data yang diolah dalam
konteks lokasi. Penerapan sistem informasi geografis pada sebuah kota sangat
dianjurkan, terutama kota-kota besar yang dimana kompleksitasnya tinggi. Infomasi
dari data yang ada dapat dijadikan sebagai acuan pengembangan atau evaluasi tata
ruang kota. Dengan adanya sistem informasi geografis, diharapkan tingginya kompleksitas
dapat dipahami oleh seluruh masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait agar
dapat membuat kota berkembang menjadi lebih baik.
2.
Maksud dan Tujuan
SiPRaJa dibuat dengan maksud mengembangkan sistem tata ruang kota
berbasis teknologi yang bertujuan untuk mewujudkan keterbukaan informasi kepada
publik sekaligus meningkatkan akses masyarakat akan data dan informasi
ketataruangan, pertanahan, dan pembangunan gedung/bangunan, serta data dan
informasi lain yang dimiliki oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan
Provinsi DKI Jakarta.
3.
Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dari SiPRaJa yaitu tersedianya akses dan informasi
kepada publik terkait informasi ketataruangan kota.
4.
Nama
dan Organisasi Pengguna Jasa
Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan provinsi DKI Jakarta.
5.
Sumber
Pendanaan
APBD
Provinsi DKI Jakarta tahun 2017, dengan biaya sebesar Rp 272.700.000,- dengan
rincian:
1.
Biaya perjalanan survei Rp 5.000.000,-
2.
Pengadaan server Rp 50.000.000,-
3.
Oracle database Rp 1.700.000,-
4.
Tenaga ahli, dengan rincian:
a.
Project manager 1 orang Rp
27.000.000,-
b.
Sistem analis 2 orang Rp
42.000.000,- (@Rp 21.000.000,-)
c.
Programmer 6 orang Rp 84.000.000,-
(@Rp 14.000.000,-)
d.
Database administrator 2 orang Rp
30.000.000,- (@Rp 15.000.000,-)
e.
Quality assurance 3 orang Rp 21.000.000,-
(@7.000.000,-)
f.
Trainer 2 orang Rp 12.000.000,-
(@Rp 6.000.000,-)
6.
Lingkup,
Lokasi, Data dan Fasilitas Penunjang serta Alih Pengetahuan
·
Lingkup kegiatan
a.
Pengembangan modul-modul utama
aplikasi meliputi:
Ø
Membuat informasi legenda
Ø
Pemetaan berbasis lokasi dengan
color coding
Ø
Penggambaran peta secara 3 dimensi
Ø
Mendata dan membuat menu daftar peta
yang ada
·
Lokasi pelaksanaan di Pusat Data
dan Informasi Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta
Gedung Dinas Teknis Jatibaru lantai 4 Jalan Taman Jatibaru Nomor 1 Kecamatan
Gambir, Jakarta Pusat.
·
Data dan fasilitas penunjang
a.
Data yang dibutuhkan meliputi:
Ø
Data pemetaan tata ruang
Ø
Data sebaran penataan air tanah
Ø
Data survei lahan dan bangunan
Ø
Data pemetaan aset gedung
b.
Fasilitas yang dibutuhkan meliputi :
Ø
Personal computer
Ø
Server
·
Alih pengetahuan
a.
Penyedia jasa harus mengadakan
pelatihan, semacam kursus singkat dan diskusi terkait dengan tata cara
penggunaan sistem informasi serta cara kerja dari seorang admin dan bagaimana
sebuah admin dapat mengawasi kegiatan jalannya pengembangan sistem.
b.
Penyedia jasa harus membuat
dokumentasi lengkap yang diserahkan kepada pihak Dinas Tata Ruang provinsi DKI Jakarta.
7.
Metodologi
Metodologi
dan pendekatan yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi registrasi dan
pelayanan akta kelahiran adalah dengan memperhatikan kebutuhan dan kesusaian
dengan kondisi di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Provinsi DKI Jakarta.
8.
Jangka
Waktu Pelaksanaan
Waktu yang tersedia untuk menyelesaikan proyek ini adalah 1 (satu)
tahun kalender masehi.
9.
Kualifikasi
Kualifikasi
yang diharuskan penyedia jasa adalah:
1.
Memiliki latar belakang dan
pengalaman dalam bidang perancangan dan pembangunan aplikasi sistem informasi,
terintegrasi dan mengintegrasikan aplikasi.
2.
Pernah menjadi penyedia jasa dalam
bidang perancangan dan pembangunan aplikasi untuk 3 organisasi berbeda.
3.
Memiliki pemikiran inovatif dan
konstruktif dalam bidang Perancangan dan Pembangunan Aplikasi.
4.
Memiliki kemampuan untuk menangani
masalah dengan cepat dan tepat.
5.
Memiliki metode yang baik dalam memberikan
pelayanan kepada pengguna.
6.
Sanggup untuk memberikan garansi
atas berfungsinya barang / jasa secara sempurna selama satu tahun sejak serah
terima.
7.
Memiliki komitmen dan disiplin
terhadap tanggung jawab dan jadwal pekerjaan.
8.
Memiliki komitmen untuk mengamankan
data dan informasi penting dan bersifat rahasia yang berkaitan dengan Dinas Cipta
Karya, Tata Ruang DKI Jakarta.
10. Tenaga Ahli
Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan
pekerjaan ini adalah:
1.
Project manager
Ketua tim disarankan seorang saja,
minimal Sarjana Teknik Strata Satu (S1) lulusan perguruan tinggi yang
terakreditasi A atau setingkat, berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan di
bidang project management pengembangan aplikasi sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.
Sebagai ketua tim, tugas utamanya adalah memimpin dan mengkoordinir seluruh
kegiatan anggota tim kerja dalam pelaksanaan pekerjaan selama masa projek
sampai dengan pekerjaan dinyatakan selesai, jumlah yang harus disediakan adalah
1 (satu) orang.
2.
Sistem analis
Sistem analis yang disyaratkan
adalah minimal Sarjana Informatika / Ilmu Komputer / Sistem Informasi / ilmu
bidang terkait Strata Satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri / swasta / luar
negeri yang terakreditasi A atau setingkat, yang berpengalaman melaksanakan
pekerjaan di bidang pengembangan perangkat lunak komputer berbasis web dan
database sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun. Jumlah yang harus disediakan minimal
2 (dua) orang.
3.
Programmer
Programmer yang disyaratkan
sekurang-kurangnya sarjana Teknik Informatika / Ilmu Komputer / Sistem
Informasi / ilmu bidang terkait setara Strata Satu (S1) lulusan perguruan
tinggi negeri / swasta / luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat dengan
pengalaman sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun. Jumlah yang harus disediakan
minmal 5 (lima) orang.
4.
Database administrator
Database administrator yang
disyaratkan sekurang-kurangnya sarjana Teknik Informatika / Ilmu Komputer /
Sistem Informasi / ilmu bidang terkait setara Strata Satu (S1) lulusan
perguruan tinggi negeri / swasta / luar negeri yang terakreditasi A atau
setingkat dengan pengalaman sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun. Jumlah yang
harus disediakan minmal 2 (dua) orang.
5.
Quality assurance
Quality assurance yang disyaratkan
sekurang-kurangnya sarjana Teknik Informatika / Ilmu Komputer / Sistem
Informasi / ilmu bidang terkait setara Strata Satu (S1) lulusan perguruan
tinggi negeri / swasta / luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat dengan
pengalaman sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun. Jumlah yang harus disediakan
minmal 3 (tiga) orang.
6.
Trainer
Trainers yang disyaratkan
sekurang-kurangnya setara Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri /
swasta / luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat dengan pengalaman sekurang-kurangnya
2 (dua) tahun. Jumlah yang harus disediakan minimal 2 (dua) orang.
11. Keluaran
Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan
ini adalah :
1.
Sistem informasi geografis yang
dapat diakses masyarakat berisi data-data dan informasi mengenai tata ruang dan
pemetaan berbasis lokasi.
2.
Source code.
3.
Dokumentasi yang berkaitan dengan
pengembangan aplikasi, antara lain dan tidak terbatas pada requirement, desain
sistem, konfigurasi sistem dan arsitektur program.
4.
Dokumentasi seluruh sistem dan
perangkat lunak berupa technical manual.
5.
Dokumentasi SOP (System Operating
Procedure) maupun SMP (System Maintenance Procedure).
6.
Instalasi program yang dapat diakses
secara online di tataruang.jakarta.go.id
7.
Pelatihan, pendampingan /
asistensi, garansi dan pemeliharaan.
12. Laporan
Laporan yang diberikan yaitu:
1.
Laporan pendahuluan
Ø
Rencana kerja penyedia jasa secara
menyeluruh.
Ø
Mobilisasi tenaga ahli.
Ø
Jadwal kegiatan penyedia jasa.
2.
Laporan mingguan
Ø
Aktifitas dan perkembangan yang
dilakukan oleh masing-masing anggota tim pengembangan aplikasi.
Ø
Hasil yang telah dicapai maupun
kendala yang dialami serta rencana penanganan kendala tersebut.
Ø
Prosentasi hasil pekerjaan terhadap
milestone ataupun hasil akhir yang telah ditetapkan.
3.
Laporan akhir
Ø
Laporan pendahuluan.
Ø
Laporan mingguan.
Ø
Dokumentasi lain yang berkaitan
dengan kegiatan proyek pengembangan sistem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar